Makalah Aplikasi Gelombang Elektromagnetik Pada Satelit



BAB I
PENDAHULUAN
1.1.    Latar Belakang
-    Pengertian Gelombang
Gelombang adalah getaran yang merambat. Ciri dari setiap gelombang adalah gelombang merambatkan energi. Pada gelombang mekanik, hal ini diperlihatkan ketika energi yang dirambatkan melalui gelombang air mampu memindahkan gabus yang semula terapung tenang di atas permukaan air. Olengnya kapal dilaut yang sering kali disebabkan oleh ombak laut membuktikan adanya sejumlah energi yang dibawa oleh gelombang. Panas matahari yang terasa di bumi kita juga disebabkan karena gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh matahari merambatkan atau meradiasikan energi panas ke bumi.
Sementara itu, pemindahan energi melalui gelombang elektromagnetik tanpa disadari manfaatnya sudah biasa dinikmati dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya, seseorang dapat menikmati alunan musik dari stasiun radio yang jauh letaknya karena adanya gelombang radio yang mengangkut energi bunyi musik itu.
Berkat gelombang mikro, seseorang dapat memberi perintah kepada karyawanya dan mengendalikan perusahaanya hanya dari sebuah telepon genggamnya. Semua cara berkomunikasi ini dapat terlaksana berkat gelombang elektromagnetik, yang dapat mengangkut energi informasi ke berbagai tempat.
-    Macam-macam Gelombang
Berdasarkan arah getar:
  1. Gelombang transversal, yaitu gelombang yang arah getarnya tegak lurus arah rambatnya.
  2. Gelombang longitudinal, yaitu gelombang yang arah getarnya searah dengan arah rambatnya.
Berdasarkan cara rambat dan medium yang dilalui :
  1. Gelombang mekanik, yaitu gelombang yang dirambatkan adalah gelombang mekanik dan untuk perambatannya diperlukan medium.
  2. Gelombang elektromagnetik, yaitu gelombang yang dirambatkan adalah medan listrik magnet, dan tidak diperlukan medium.
Berdasarkan amplitudonya:
  1. Gelombang berjalan, yaitu gelombang yang amplitudonya tetap pada titik yang dilewatinya.
  2. Gelombang stasioner, yaitu gelombang yang amplitudonya tidak tetap pada titik yang dilewatinya, yang terbentuk dari interferensi dua buah gelombang datang dan pantul yang masing-masing memiliki frekuensi dan amplitudo sama tetapi fasenya berlawanan.
Dari beberapa informasi tersebut penulis mencoba untuk mencari beberapa manfaat gelombang khususnya untuk gelombang elektromagnetik
1.2.    Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah di atas, dapat dirumuskan masalah sebagai berikut :
  1. Bagaimana teori gelombang elektromagnetik?
  2. Apa saja manfaat gelombang elektromagnetik dalam kehidupan sehari-hari?
  3. Bagaimana cara kerja gelombang elektromagnetik tersebut?
  4. Apa saja bahaya yang ditimbulkan dari adanya pemanfaat gelombang elktromagnetik ini?
1.3.    Tujuan dan Manfaat
Dari rumusan masalah di atas, maka dapat disimpulkan bahwa tujuan serta manfaat dari makalah  ini adalah :
  1. Dapat mengetahui secara jelas tentang gelombang elektromagnetik.
  2. Dapat mengetahui manfaaat,cara kerja, dan dampak pemanfaatan gelombang elektromagnetik.
  3. Menambah wawasan ilmu pengetahuan.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1    Teori Gelombang Elektromagnetik
-    Identifikasi Gelombang Elektromagnetik
Gelombang Elektromagnetik adalah gelombang yang dapat merambat  walau tidak ada medium. Energi elektromagnetik merambat dalam gelombang dengan beberapa karakter yang bisa diukur, yaitu: panjang gelombang/wavelength, frekuensi, amplitude/amplitude, kecepatan. Amplitudo adalah tinggi gelombang, sedangkan panjang gelombang adalah jarak antara dua puncak. Frekuensi adalah jumlah gelombang yang melalui suatu titik dalam satu satuan waktu.
Frekuensi tergantung dari kecepatan merambatnya gelombang. Karena kecepatan energi elektromagnetik adalah konstan (kecepatan cahaya), panjang gelombang dan frekuensi berbanding terbalik. Semakin panjang suatu gelombang, semakin rendah frekuensinya, dan semakin pendek suatu gelombang semakin tinggi frekuensinya.
Energi elektromagnetik dipancarkan, atau dilepaskan, oleh semua masa di alam semesta pada level yang berbedabeda. Semakin tinggi level energi dalam suatu sumber energi, semakin rendah panjang gelombang dari energi yang dihasilkan, dan semakin tinggi frekuensinya. Perbedaan karakteristik energi gelombang digunakan untuk mengelompokkan energi elektromagnetik.
-    Ciri-ciri Gelombang Elektromagnetik
  1. Perubahan medan listrik dan medan magnetik terjadi pada saat yang bersamaan, sehingga kedua medan memiliki harga maksimum dan minimum pada saat yang sama dan pada tempat yang sama.
  2. Arah medan listrik dan medan magnetik saling tegak lurus dan keduanya tegak lurus terhadap arah rambat gelombang.
  3. Dari ciri no 2 diperoleh bahwa gelombang elektromagnetik merupakan gelombang transversal.
  4. Seperti halnya gelombang pada umumnya, gelombang elektromagnetik mengalami peristiwa pemantulan, pembiasan, interferensi, dan difraksi. Juga mengalami peristiwa polarisasi karena termasuk gelombang transversal.
  5. Cepat rambat gelombang elektromagnetik hanya bergantung pada sifat-sifat listrik dan magnetik medium yang ditempuhnya.
-    Spektrum Gelombang Elektromagnetik
Susunan semua bentuk gelombang elektromagnetik berdasarkan panjang gelombang dan frekuensinya disebut spektrum elektromagnetik. Contoh spektrum elektromagnetik:
1) Gelombang Radio
Gelombang radio dikelompokkan menurut panjang gelombang atau frekuensinya. Jika panjang gelombang tinggi, maka pasti frekuensinya rendah atau sebaliknya. Frekuensi gelombang radio mulai dari 30 kHz ke atas dan dikelompokkan berdasarkan lebar frekuensinya. Gelombang radio dihasilkan oleh muatan-muatan listrik yang dipercepat melalui kawat-kawat penghantar. Muatan-muatan ini dibangkitkan oleh rangkaian elektronika yang disebut osilator. Gelombang radio ini dipancarkan dari antena dan diterima oleh antena pula. Kamu tidak dapat mendengar radio secara langsung, tetapi penerima radio akan mengubah terlebih dahulu energi gelombang menjadi energi bunyi.
2) Gelombang mikro
Gelombang mikro (mikrowaves) adalah gelombang radio dengan frekuensi paling tinggi yaitu diatas 3 GHz. Jika gelombang mikro diserap oleh sebuah benda, maka akan muncul efek pemanasan pada benda itu. Jika makanan menyerap radiasi gelombang mikro, maka makanan menjadi panas dalam selang waktu yang sangat singkat. Proses inilah yang dimanfaatkan dalam microwave oven untuk memasak makanan dengan cepat dan ekonomis.
Gelombang mikro juga dimanfaatkan pada pesawat RADAR (Radio Detection and Ranging) RADAR berarti mencari dan menentukan jejak sebuah benda dengan menggunakan gelombang mikro. Pesawat radar memanfaatkan sifat pemantulan gelombang mikro. Karena cepat rambat glombang elektromagnetik c = 3 X 108 m/s, maka dengan mengamati selang waktu antara pemancaran dengan penerimaan.
3) Sinar Inframerah
Sinar inframerah meliputi daerah frekuensi 1011Hz sampai 1014 Hz atau daerah panjang gelombang 10-4 cm sampai 10-1 cm. jika kamu memeriksa spektrum yang dihasilkan oleh sebuah lampu pijar dengan detektor yang dihubungkan pada miliampermeter, maka jarum ampermeter sedikit diatas ujung spektrum merah. Sinar yang tidak dilihat tetapi dapat dideteksi di atas spektrum merah itu disebut radiasi inframerah.
Sinar infamerah dihasilkan oleh elektron dalam molekul-molekul yang bergetar karena benda diipanaskan. Jadi setiap benda panas pasti memancarkan sinar inframerah. Jumlah sinar inframerah yang dipancarkan bergantung pada suhu dan warna benda.
4) Cahaya tampak
Cahaya tampak sebagai radiasi elektromagnetik yang paling dikenal oleh kita dapat didefinisikan sebagai bagian dari spektrum gelombang elektromagnetik yang dapat dideteksi oleh mata manusia. Panjang gelombang tampak nervariasi tergantung warnanya mulai dari panjang gelombang kira-kira 4 x 10-7 m untuk cahaya violet (ungu) sampai 7x 10-7 m untuk cahaya merah. Kegunaan cahaya salah satunya adlah penggunaan laser dalam serat optik pada bidang telekomunikasi dan kedokteran.
5) Sinar ultraviolet
Sinar ultraviolet mempunyai frekuensi dalam daerah 1015 Hz sampai 1016 Hz atau dalam daerah panjang gelombagn 10-8 m 10-7 m. gelombang ini dihasilkan oleh atom dan molekul dalam nyala listrik. Matahari adalah sumber utama yang memancarkan sinar ultraviolet dipermukaan bumi,lapisan ozon yang ada dalam lapisan atas atmosferlah yang berfungsi menyerap sinar ultraviolet dan meneruskan sinar ultraviolet yang tidak membahayakan kehidupan makluk hidup di bumi.
6) Sinar X
Sinar X mempunyai frekuensi antara 10 Hz sampai 10 Hz . panjang gelombangnya sangat pendek yaitu 10 cm sampai 10 cm. meskipun seperti itu tapi sinar X mempunyai daya tembus kuat, dapat menembus buku tebal, kayu tebal beberapa sentimeter dan pelat aluminium setebal 1 cm.
7) Sinar Gamma
Sinar gamma mempunyai frekuensi antara 10 Hz sampai 10 Hz atau panjang gelombang antara 10 cm sampai 10 cm. Daya tembus paling besar, yang menyebabkan efek yang serius jika diserap oleh jaringan tubuh.
2.2    Manfaat Gelombang Elektronik dalam Kehidupan Sehari-hari dan Ilmu Pengetahuan
A. Gelombang radio (MF dan HF)
  • Untuk komunikasi radio
(memanfaatkan sifat  gelombang MF dan HF yang dapat dipantulkan oleh lapisan ionosfer, hingga dapat mencapai tempat yang jauh).
B. Gelombang radio (UHF dan VHF)
  • Untuk komunikasi satelit
(memanfaatkan sifat gelombang  UHF dan VHF yang dapat menembus lapisan atmosfer (ionosfer), hingga dapat mencapai satelit).
C. Gelombang Mikro
  • Untuk pemanas microwave
  • Untuk komunikasi RADAR (Radio Detection and Ranging)
    Untuk menganalisa struktur atomik dan molekul
    Dapat digunakan untuk mengukur kedalaman laut
    Digunakan pada rangkaian Televisi
  • Gelombang RADAR diaplikasikan untuk mendeteksi suatu objek, memandu pendaratan pesawat terbang, membantu pengamatan di kapal laut dan pesawat terbang pada malam hari atau cuaca kabut, serta untuk menentukan arah dan posisi yang tepat.
D. Sinar Inframerah
  • Untuk terapi fisik, menyembuhkan penyakit cacar dan encok
  • Untuk fotografi pemetaan sumber daya alam, mendeteksi tanaman yang tumbuh di bumi dengan detail
  • Untuk fotografi diagnosa penyakit
  • Digunakan pada remote control berbagai peralatan elektronik (alarm pencuri)
  • Mengeringkan cat kendaraan dengan cepat pada industri otomotif
  • Pada bidang militer,dibuat teleskop inframerah yang digunakan melihat di tempat yang gelap atau berkabut.
  • Sinar infra merah dibidang militer dimanfaatkan satelit untuk memotret permukaan bumi meskipun terhalang oleh kabut atau awan.
E. Sinar tampak
  • Membantu penglihatan mata manusia
  • Salah satu aplikasi dari sinar tampak adalah penggunaan sinar laser dalam serat optik pada bidang telekomunikasi.
F. Sinar Ultraviolet
  • Untuk proses fotosintesis pada tumbuhan
  • Membantu pembentukan vitamin D pada tubuh manusia
  • Dengan peralatan khusus dapat digunakan untuk membunuh kuman penyakit, menyucihamakan ruangan operasi rumah sakit berikut instrumen-instrumen pembedahan
  •   Untuk memeriksa keaslian tanda tangan di bank-bank.
G. Sinar X (Sinar Rontgen)
  • Dimanfaatkan di bidang kesehatan kedokteran untuk memotret organ-organ dalam tubuh (tulang), jantung, paru-paru, melihat organ dalam tanpa pembedahan, foto Rontgen
  • Untuk analisa struktur bahan / kristal
  • Mendeteksi keretakan / cacat pada logam
  • Memeriksa barang-barang di bandara udara / pelabuhan.
H. Sinar Gamma
  • Dimanfaatkan dunia kedokteran untuk terapi kanker
  • Dimanfaatkan untuk sterilisasi peralatan rumah sakit
  • Untuk sterilisasi makanan, bahan makanan kaleng
  • Untuk pembuatan varietas tanaman unggul tahan penyakit dengan produktivitas tinggi
  • Untuk mengurangi populasi hama tananaman (serangga)
  • Untuk medeteksi keretakan /cacat pada logam (seperti kegunaan sinar X juga)
  • Untuk sistem perunut aliran suatu fluida (misalnya aliran PDAM), mendeteksi kebocoran.
2.3    Bahaya dalam Pemanfaatan Sinar Elektromagnetik
Paparan radiasi ultraviolet-B yang berlebih terhadap manusia, hewan, tanaman dan bahan-bahan bangunan dapat menimbulkan dampak negatif. Pada manusia, radiasi UV-B berlebih dapat menimbulkan penyakit kanker kulit, katarak mata serta mengurangi daya tahan tubuh terhadap penyakit infeksi.
Selain itu, peningkatan radiasi gelombang pendek UV-B juga dapat memicu reaksi kimiawi di atmosfer bagian bawah, yang mengakibatkan penambahan jumlah reaksi fotokimia yang menghasilkan asap beracun, terjadinya hujan asam serta peningkatan gangguan saluran pernapasan.
  1. Pada tumbuhan, radiasi UV-B dapat menyebabkan pertumbuhan berbagai jenis tanaman menjadi lambat dan beberapa bahkan menjadi kerdil. Sebagai akibatnya, hasil panen sejumlah tanaman budidaya akan menurun serta tanaman hutan menjadi rusak.
  2. Pulsa microwaves dapat menimbulkan efek stres pada kimia syaraf otak.
  3. Apabila terjadi lubang ozon, maka sinar UV, khususnya yang jenis UV tipe B yang memiliki panjang gelombang 290 nm, yang menembus ke permukaan bumi dan kemudian mengenai orang, dapat menyebabkan kulit manusia tersengat, merubah molekul DNA, dan bahkan bila berlangsung menerus dalam jangka lama dapat memicu kanker kulit, termasuk terhadap mahluk hidup lainnya.
  4. Radiasi HP dapat mengacaukan gelombang otak, menyebabkan sakit kepala, kelelahan, dan hilang memori, pemakaian HP bisa menyebabkan kanker otak.
  5. Beberapa efek negatif yang bisa muncul sebagai akibat radiasi HP antara lain kerusakan sel saraf, menurunnya atau bahkan hilangnya konsentrasi, merusak sistem kekebalan tubuh, meningkatkan tekanan darah, hingga gangguan tidur dan perubahan aktivitas otak.
  6. Sebagian besar garis-garis wajah dan kerut/keriput disebabkan oleh pemaparan berlebihan terhadap sinar UV, baik UVA yang bertanggung jawab atas noda gelap, kerut/keriput, dan melanoma maupun UVB yang bertanggung jawab atas kulit terbakar dan karsinoma.
  7. Dampak negatif wi-fi sehubungan dengan radiasi elektromagnetik: keluhan nyeri di bagian kepala, telinga, tenggorokan dan beberapa bagian tubuh lain bila berada dekat dengan peralatan elektronik atau menara pemancar.
Bahaya Gelombang Elektromagnetik
  • Dapat menyebabkan kanker kulit (Sinar ultraviolet).
  • Dapat menyebabkan katarak mata(Sinar ultraviolet).
  • Dapat menghitamkan warna kulit (Sinar ultraviolet).
  • Dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh (Sinar ultraviolet).
  • Dapat menyebabkan kemandulan (Sinar gamma).
  • Dapat menyebabkan kerusakan sel/jaringan hidup manusia (Sinar X dan terutama sinar gamma).




2.4. Aplikasi Gelombang Elektromagnetik
http://wemajannah.files.wordpress.com/2012/01/frekuensi-gelombang-elektromagnetik.jpg?w=300&h=188
http://wemajannah.files.wordpress.com/2012/01/image008.jpg?w=230&h=300
  1. Gelombang radio ini dipancarkan dari antena pemancar dan diterima oleh antena penerima. Luas daerah yang dicakup dan panjang gelombang yang dihasilkan dapat ditentukan dengan tinggi rendahnya antena. Gelombang radio tidak dapat secara langsung didengar, tetapi energi gelombang ini harus diubah menjadi energi bunyi oleh pesawat radio sebagai penerima. Penggunaan gelombang radio untuk komunikasi ditunjukkan pada gambar berikut
  2. Gelombang televisi mempunyai frekuensi yang lebih tinggi dari gelombang radio. Gelombang televisi ini merambat lurus, tidak dapat dipantulkan oleh lapisan-lapisan atmosfer bumi. Gelombang televisi banyak dipakai dalam bidang komunikasi dan siaran. Pada proses penangkapan siaran televisi sering diperlukan stasiun penghubung (relay) agar penangkapan gambar dan suara lebih baik. Untuk televisi stasiun Jakarta, maka di wilayah Bandung diperlukan sebuah stasiun penghubung yang terletak di puncak gunung Tangkuban Perahu.
  3. Gelombang mikro (microwave) mempunyai frekuensi 3 GHz. Gelombang mikro ini dapat digunakan untuk alat komunikasi, memasak, dan radar. Radar adalah singkatan dari Radio Detection and Ranging. Antena radar dapat bertindak sebagai pemancar dan penerima gelombang elektromagnetik. Di pangkalan udara, antena pemancar radar dapat berputar ke segala arah untuk mendeteksi adanya pesawat terbang yang menuju atau meninggalkan pangkalan udara. Dalam bidang transportasi, gelombang radar dipakai untuk membantu kelancaran lalu lintas pesawat di pangkalan udara atau bandara. Gelombang radar digunakan juga pada bidang pertahanan yaitu untuk melengkapi pesawat tempur sehingga bisa mengetahui keberadaan pesawat musuh.
  4. Sinar inframerah ini merupakan hasil transisi vibrasi atau rotasi pada molekul. Sinar inframerah termasuk gelombang elektromagnetik yang mempunyai frekuensi http://wemajannah.files.wordpress.com/2012/01/image015.png?w=630Sinar inframerah tidak tampak dilihat oleh mata telanjang tetapi sinar infra merah dapat dideteksi dengan menggunakan pelat-pelat film tertentu yang peka terhadap gelombang inframerah. Pesawat udara yang terbang tinggi ataupun satelit-satelit dapat membuat potretpotret permukaan bumi, dengan mempergunakan gelombang inframerah. Seperti juga sinar ultraviolet dan sinar tampak, sinar inframerah banyak dipakai juga dalam bidang spektroskopi untuk mengetahui unsur-unsur yang ada dalam bahan.
  5. Sinar tampak sering juga disebut sebagai cahaya. Sinar tampak termasuk gelombang elektromagnetik yang mempunyai frekuensi antara http://wemajannah.files.wordpress.com/2012/01/image001.png?w=630Sinar ultraviolet ini merupakan hasil transisi elektron-elektron pada kulit atom atau molekul. Matahari merupakan sumber cahaya tampak yang alami. Sinar tampak ini terdiri dari berbagai warna, dari warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, dan ungu. Kita semua bisa melihat warna benda karena benda memantulkan warna-warna ini dan masuk kembali ke mata kita. Banyak sekali aplikasi dari cahaya pada kehidupan kita, antara lain dengan cahaya kita bisa melihat indahnya pemandangan, kita dapat memotret sehingga gambarnya menjadi berwarna seperti aslinya, kita dapat melihat televisi berwarna, dan sebagainya. Seperti juga sinar ultraviolet, sinar tampak banyak dipakai juga dalam bidang spektroskopi untuk mengetahui unsur-unsur yang ada dalam bahan.
  6. Sinar ultraviolet termasuk gelombang elektromagnetik yang mempunyai frekuensi antara http://wemajannah.files.wordpress.com/2012/01/image013.gif?w=630Sinar ultraviolet ini merupakan hasil transisi elektron-elektron pada kulit atom atau molekul. Sinar ultraviolet tidak tampak dilihat oleh mata telanjang tetapi sinar ini dapat dideteksi dengan menggunakan pelat-pelat film tertentu yang peka terhadap gelombang ultraviolet. Matahari merupakan sumber radiasi ultraviolet yang alami. Sinar ultraviolet yang dihasilkan oleh matahari tidak baik pada kesehatan khususnya kulit jika mengenai manusia. Manusia terlindungi dari sinar ultraviolet dari matahari karena adanya lapisan ozon di atmosfer yang berfungsi menyerap sinar ultraviolet ini. Aplikasi sinar ultraviolet ini banyak dipakai di laboratorium pada penelitian bidang spketroskopi, salah contohnya untuk mengetahui unsur-unsur yang ada dalam bahan-bahan tertentu.
  7. Sinar-X ditemukan oleh Wilhem Conrad Rontgen pada tahun 1895 sehingga sering disebut sebagai sinar Rontgen. Sinar-X  termasuk gelombang elektromagnetik yang mempunyai frekuensi antarahttp://wemajannah.files.wordpress.com/2012/01/image010.gif?w=630
    Sinar- X merupakan hasil transisi elektronelektron di kulit bagian dalam, transisi terjadi dalam atom. Sinar-X mempunyai daya tembus terbesar kedua sesudah sinar gamma. Sinar-X dapat menembus daging manusia. Sinar sering digunakan dalam bidang kesehatan untuk mengecek pasien yang mengalami patah tulang. Pasien yang mengalami patah tulang diambil fotonya dengan sinar-X. Sinar-X juga digunakan di bandara pada pengecekan barang-barang penumpang di pesawat. Di pelabuhan digunakan untuk mengecek barang-barang (peti kemas) yang akan dikirim dengan kapal laut. Salah satu contoh penggunaan sinar-X untuk pengobatan pasien ditunjukkan
Sinar gamma termasuk gelombang elektromagnetik yang mempunyai frekuensi antara http://wemajannah.files.wordpress.com/2012/01/image006.png?w=630Sinar gamma merupakan hasil reaksi yang terjadi dalam inti atom yang tidak stabil. Sinar gamma mempunyai daya tembus yang paling kuat dibanding gelombanggelombang yang masuk dalam kelompok gelombang elektromagnetik. Sinar gamma dapat menembus pelat besi yang tebalnya beberapa cm. Penyerap yang baik untuk sinar gamma adalah timbal. Aplikasi sinar gamma dalam bidang kesehatan adalah untuk mengobati pasien yang menderita penyakit kanker atau tumor. Sumber radiasi yang sering digunakan pada pengobatan penyakit-penyakit ini adalah Cobalt-60 atau sering ditulis Co-60. Salah satu alat untuk mendeteksi sinar gamma adalah detektor Geiger – Muller. Ada jenis detektor sinar gamma yang lain yaitu detektor sintilasi NaI-TI.
BAB III
Kesimpulan dan Saran
3.1    Kesimpulan
Dari pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa begitu besar peranan gelombang elektromagnetik yang bermanfaat dalam kehidupan kita sehari-hari, tanpa kita sadari keberadaannya. Salah satu contohnya yaitu dalam dunia kedokteran. Sinar elektromagnetik dalam spektrum sinar X digunakan untuk memotret organ-organ dalam tubuh (tulang), jantung, paru-paru, melihat organ dalam tanpa pembedahan, foto Rontgen. Selain itu pemanfaatan gelombang elektromagnetik juga digunakan dalam barang-barang teknologi yang sering kita gunakan sehari-hari yaitu HP, radio, televisi, dll.
KESIMPULAN.
a. Satelit Penginderaan jauh (Satelit Inderaja) adalah suatu teknik/cara untukmemperoleh informasi mengenai segala sesuatu di lingkungan permukaan bumi dengan memakai suatu alat yang tidak mengadakan kontak fisik secara langsung terhadap objek yang diindera, melainkan secara tidak langsung dari jarak jauh (dari udara), dalam hal ini dari Satelit yang mengorbit bumi di angkasa.
b. Citra lnderaja yang telah dianalisis merupakan data/informasi yang memiliki kegunaan untuk mendeteksi, mengidentifikasi dan mengevaluasi sumber daya aIam (di darat dan di laut), bencana alam dan gejala cuaca atau iklim sehingga karenanya dapat digunakan sebagai sarana perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian pembangunan fisik dan mendeteksi kemungkinan bencana alam. Di bidang pemetaan Citra Inderaja merupakan sarana (sumber data) untuk pembuatan dan pembaharuan peta topografi (rupa bumi).
c. Kendala teknologi Inderaja, pertama ; sebagai produk teknologi modern amat tergantung pada kelengkapan sistem, kedua ; sebagai teknologi impor, pemilik teknologi dapat mengendalikan kita sebagai konsumen produk teknologi tersebut melalui rekayasa teknologi yang dilakukan secara terus-menerus. Untuk mengatasi hal tersebut, Indonesia berusaha mengikuti perkembangan guna menguasai teknologi Satelit lnderaja ini.
d. Kemampuan teknologi Inderaja sebagai pengumpul, pengolah, penyaji informasi dan media pemantauan kondisi spatial merupakan sarana yang ampuh untuk mencegah dan mengatasi kerusakan lingkungan serta upaya pelestariannya. Kemampuannya yang multiguna dan dapat menyajikan data secara tepat guna untuk wilayah yang luas bagi berbagai bidang kehidupan sangat dibutuhkan Indonesia sebagai negara luas yang sedang membangun yang memiliki potensi SDA sekalipun potensi bencana alam yang beragam.
e. Aplikasi teknologi Inderaja di bidang pembangunan (non—militer) meliputi bidang-bidang : inventarisasi SDA; budi daya pertanian, perikanan, kehutanan dan kelautan; pemantauan dan penanggulangan bencana alam/lingkungan; survei dan pemetaan.
f. Aplikasi teknologi Inderaja di bidang Hankam/Militer meliputi : Operasi tempur; Operasi intelejen; Kegiatan territorial; Operasi kegiatan militer lainnya (Opsmil Selain Perang/OMSP)
SARAN.
Pengembangan Iptek Inderaja demikian pesat, namun pemanfaatannya yang dicapai Indonesia belum optimal, karena penguasaan sistem Iptek lnderaja di Indonesia dihadapkan pada berbagai kendala. Biaya investasi yang tinggi dalam aplikasi teknologi Inderaja merupakan kendala utama yang dihadapi Indonesia. Kendala lainnya adalah masalah keterbatasan SDM mampu, birokrasi dan regulasi perijinan dalam kerjasama Internasional antar lembaga negara/perusahaan yang bergerak di bidang ini. Padahal manfaatnya untuk perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian pembangunan wilayah sangat besar dan penting, terutama di era otonomi daerah sekarang ini. Untuk mengatasi kendala tersebut diatas, disarankan :
a. Meningkatkan kerjasama dengan negara pemilik dan pengembang teknologi dan negara tetangga pemilik stasiun bumi, bukan saja dalam pemanfaatan jasa dan teknologi, melainkan/ditingkatkan pada penguasaan Iptek Sat lnderaja melalui alih teknologi.
b. Mengingat kemanfaatan yang menyangkut lapangan kehidupan yang amat luas, di bidang-bidang inventarisasi eksplorasi, eksploitasi SDA dan penanggulangan bencana alam serta untuk pengawasan, pengendalian dan koordinasi pembangunan antar wilayah, seyogyanya pemanfaalan jasa dan produk teknologi Inderaja ini disebarluaskan di daerah-daerah. Bilamana perlu Pemda dapat membangun sarana/perangkat penerima dan pengolah data Citra Sat atas supervisi LAPAN.

5 comments

Furkan | 26 Oktober 2014 pukul 17.19

Trimaksih atas Ilmunya,,,bisa mmbantu presentasi tugas ku.

Unknown | 18 Oktober 2015 pukul 04.18

terima kasih ini sangat membantu

Unknown | 20 Desember 2015 pukul 23.45

Syukron..
Danke..
Arigato..
Gumuopta..
Thanks..
Terimakasih ilmunya.

Blog Andrea Surya Habibie | 4 Februari 2016 pukul 03.13

MAKASIH YA
Salam kenal
FB : Andrea surya Habibie

Blog Andrea Surya Habibie | 4 Februari 2016 pukul 03.15

makasih yaa..
fb : andrea surya habibie